"Apa yang sedang kamu lakukan?"
"Menghapus Awan," katanya sambil mengusapkan penghapus karer di atas kertas.
Awan dalam gambar itu hanya sebuah pulasan putih di kertas putih, jadi bagaimana kamu akan menghapusnya
Aku tidak mengerti, Awan begitu sederhana
hanya sebatas itu
melihat Awan tidak memicu banyak rasa
hanya sebuah ras sederhana yang dalam
Awan mungkin memang putih,
tapi tidak seperti kertas ini, dunia itu sendiri tidak putih
tetapi di sisi lain itu juga tidaak menghilangkan kesederhanaannya
Bagi orang lain Awan akan tampak seperti sebuah siklus
Siklus untuk musim, siklus untuk air, sebuah rumus untuk menentukan harimu
Untukku
Mengingat Awan bisa membuatku terdiam, menerawang, mengingat akan rasa sederhana itu, dan menuliskannya
Sekarang begitu
Tapi sejak dulu Awan bertempat di sisi lain
Sisi lainku yang hanya dikenalnya
Itulah mengapa
Awan sebenarnya sekadar mengenal "ak
sayangnya, hanya dia yang mengenal "aku"
Luna
Pada suatu waktu di masa lalu
Dan jangan pernah terkejut tentang masadi mana aku tinggal
Jangan pernah menyangsikan cara hidupku di 'era yang berbeda' denganmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar