Luna merenggangkan kedua tangannya, menatap kedua tangannya memanjang lurus ke kanan dan ke kiri, sambil menyipit memastikan semuanya sudah benar.
Lalu ia berlari, berlari ditengah sabana, sesukanya ia berlari, layaknya pesawat lepas landas, tapi ini bukan pesawat, ia mencoba untuk bisa terbang seelok elang.
Seakan telah mencapai angkasa, ia meliuk ke atas dan kebawah,
sesekali ia melompat, sepertinya bukan lagi elang,
entah apa, hanya mengikuti irama,
irama yang entah datangnya dari mana
Awan yang ikut singgah di tepi,
berdiri diam, kemudian menelanjangi kaki
tidak ke mana-mana, tangannya tetap di saku celana
angin berhembus mengibar rambutnya
matanya terpejam, merasakan nafasnya yang dingin dan dalam
tarian Luna, seperti sebuah alunan tak bersuara baginya
mengiringi pencarian menemui diri sendiri
entah bagaimana caranya mereka bisa bersenyawa
Sebagaimana Luna yang sedang di seberang,
menari-nari sendiri,
menemui dirinya, yang alami, sebagai bagian dari bumi
begitu saja caranya..
begitu saja cara mereka
bagusssnyaa
BalasHapussemoga bisa ikut merasakan semilir angin di tengah sabana :)
BalasHapus