Minggu, 23 Februari 2014

Dan pada Pertemuan Terakhir

dan pada pertemuan terakhir

sekali lagi tidak ada perilaku tanpa alasan yang kuat, semakin kecil alasannya, maka semakin rendah tingkat kepentingan perilakunya. Maka bersungguh sungguhlah untuk yang perlu kesungguhan, dan, rasakan keringanan itu, ketika yang tak berarti memang tak perlu dapat banyak peluang.

dan pada pertemuan terakhir,

aku tertawa senang setelah melihat wajahnya sebal, dan setelah melihat wajahnya sebal tidak ingin lakukan apa-apa, selanjutnya aku baik-baik saja.

dan pada pertemuan terakhir,

meski ada harapan tapi tidak seberapa,
jadi tuhanku yang berkuasa atasku, atas intensitas hati dalam merasakan sebuah sensasi yang terspesifikasi, aku mengharapkan apa yang terbaik seumpama aku punya kuasa untuk berharap, disamping aku berserah atas semuanya, atas banyak tidaknya aku mampu merasa, atas banyak tidaknya aku berharap, atas banyak tidaknya yang aku tau atau tidak tau

dan pada pertemuan terakhir aku tetap tidak berkuasa atas akhir. call back.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar