Karena aku kalah,
di kewarasanku, dia jauh lebih waras,
atas kesimpulanku sendiri, dengan mengabaikan segala protesnya
Ketika bicara, ada satu titik dimana aku tidak melihatnya sebagai manusia
ruh saja, ciptaan tuhan, bagian alam,
yang menginformasikan sebuah ilmu kehidupan
semoga tetap terjaga, dijaga, untuknya juga, temanku yang disana
yang kadang bukan manusia itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar