Sampahmu, iya, sampahmu.
Sampah yang km buang di mukaku.
"Buang saja" kataku, "buang saja sebanyak yang kamu bisa"
Karena di satu waktu aku sangat ingin menjagamu tetap bersih.
Sampah itu, masih kamu simpan, kamu tampakkan di waktu-waktu tertenyu, "jangan, buang saja" kataku.
Semakin banyak yang terlihat, sebab semakin ingin aku menjaga, bujan untu siapa-siapa, untukmu saja. Bukan karenatidak ingin dekat dengan sampah, hanya sosok sepertinu terlalu indah untuk dikelilingi sampah.
Sampahmu, iya sampahmu.
Jangan sampai mati tertimbun sampahmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar